Kabupaten Tangerang – Tim Investigasi LSM BP2A2N melakukan peninjauan langsung terhadap proyek Rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 28 Juli 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Desa Cileles dengan nilai kontrak sebesar Rp354.876.528 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026.
Proyek dikerjakan oleh CV. Multi Jaya dengan masa pelaksanaan 2 Juli 2026 sampai 30 Agustus 2026.
Dalam kegiatan investigasi, Tim BP2A2N menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang selaku pengguna anggaran.
Salah satu temuan di lapangan adalah material beton saluran air yang diduga memiliki kualitas kurang baik. Berdasarkan hasil pengecekan secara visual, beberapa material terlihat mudah mengalami kerusakan saat menerima beban, sehingga perlu dilakukan pengujian lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak pekerjaan.
Selain itu, papan informasi proyek diketahui dipasang di bagian samping bangunan, sehingga dinilai kurang mudah terlihat oleh masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai kurang mencerminkan prinsip keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai oleh uang negara.
Tim investigasi juga memperoleh informasi dari sejumlah pekerja di lapangan yang menyebutkan bahwa pelaksana maupun pengawas proyek jarang berada di lokasi pekerjaan. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak pelaksana, konsultan pengawas, maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
Tim Investigasi LSM BP2A2N, Eman, menegaskan bahwa kegiatan investigasi dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan fungsi kontrol sosial terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.
"Kami hadir bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara bertanggung jawab. Dari hasil investigasi awal, kami menemukan beberapa hal yang patut menjadi perhatian, terutama terkait dugaan kualitas material saluran air yang terlihat mudah pecah serta informasi mengenai minimnya kehadiran pelaksana maupun pengawas di lokasi pekerjaan.
Kami meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mutu pekerjaan ini. Jangan sampai uang rakyat dibayar untuk pekerjaan yang kualitasnya tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak," tegas Eman.
Eman juga menambahkan bahwa BP2A2N akan menghormati hasil pemeriksaan apabila seluruh pekerjaan dinyatakan telah sesuai dengan spesifikasi teknis. Namun apabila ditemukan adanya penyimpangan, pihaknya meminta agar dilakukan evaluasi serta tindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Proyek rehabilitasi Pustu tersebut berada tepat di samping Kantor Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa. Namun, hingga kegiatan investigasi dilakukan, Pemerintah Desa Cileles belum dimintai keterangan terkait keberadaan maupun pelaksanaan proyek yang berada di lingkungan sekitar kantor desa tersebut.
Tim Investigasi BP2A2N berencana melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Cileles guna memperoleh informasi mengenai koordinasi, pengawasan, maupun tanggapan pemerintah desa terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, CV. Multi Jaya selaku pelaksana, konsultan pengawas, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait temuan hasil investigasi.
Oleh karena itu, BP2A2N dan redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan profesional.
( A.J )

0 Komentar